"Laboratorium Alam kami adalah ruang belajar terbuka bagi siswa untuk berinteraksi langsung dengan ekosistem, menanamkan rasa tanggung jawab, dan mencintai bumi sejak dini."
Koleksi tanaman herbal tradisional yang kaya manfaat kesehatan. Area ini menjadi laboratorium hidup bagi siswa untuk mengenal tanaman obat asli Indonesia seperti kunyit, kencur, dan lidah buaya.
Beberapa tanaman di sini sudah ada sejak sekolah pertama kali berdiri dan sering digunakan untuk pertolongan pertama di UKS, lho!
Lahan yang didominasi oleh tanaman sereh yang wangi dan menyegarkan. Selain sebagai bumbu dapur, sereh di sini berfungsi sebagai pengusir nyamuk alami di lingkungan sekolah.
Aroma sereh di area ini akan tercium sangat kuat dan harum sesaat setelah hujan turun atau saat daunnya tertiup angin kencang.
Pusat budidaya jahe emprit dan jahe merah. Area ini mengajarkan siswa tentang ketelatenan, karena jahe memerlukan waktu cukup lama dari masa tanam hingga siap panen.
Jahe merah di sekolah kita dikenal memiliki rasa yang lebih pedas dan khasiat yang lebih kuat dibanding jahe biasa untuk menghangatkan tubuh.
Area kemandirian pangan sekolah yang ditanami berbagai sayuran musiman seperti bayam, kangkung, dan sawi. Siswa belajar proses "Farm to Table" atau dari lahan langsung ke meja makan.
Sayuran di sini tumbuh sangat cepat karena disiram menggunakan air cucian beras dari kantin yang kaya akan vitamin untuk tanaman.
Zona khusus budidaya terong dengan berbagai varietas. Mulai dari terong ungu yang panjang hingga terong bulat hijau. Siswa belajar teknik pemangkasan dan pembuahan yang tepat di sini.
Terong sebenarnya termasuk dalam kategori buah beri secara botani, bukan sayuran!
Area hijau utama yang berfungsi sebagai paru-paru sekolah. Dipenuhi dengan tanaman peneduh dan koleksi bunga hias yang menciptakan suasana belajar yang sejuk dan asri.
Suhu udara di area kebun ini rata-rata 2-3 derajat lebih sejuk dibandingkan area parkir karena rimbunnya dedaunan.
Fasilitas pembibitan modern dengan lingkungan yang terkontrol. Di sinilah bibit-bibit muda dirawat dengan penuh perhatian sebelum siap dipindahkan ke lahan terbuka.
Dengan suhu, cahaya, dan kelembapan yang terkontrol, tanaman di greenhouse biasanya tumbuh lebih cepat dan lebih sehat dibanding di luar.
Jantung dari siklus ekosistem sekolah. Di sini, sampah daun dan sisa organik dari kantin diolah kembali menjadi pupuk organik kaya nutrisi. Siswa belajar bahwa dalam alam, tidak ada yang terbuang sia-sia.
Pupuk kompos yang dihasilkan di sini 100% alami tanpa bahan kimia, membuat tanaman di seluruh sekolah tumbuh lebih subur dan sehat!
Perpaduan antara alam dan ilmu pengetahuan. Area terbuka yang dilengkapi dengan bangku taman nyaman, di mana siswa bisa membaca buku sambil menikmati udara segar dan kicauan burung.
Membaca di alam terbuka seperti di taman ini terbukti secara ilmiah dapat meningkatkan daya ingat dan konsentrasi hingga 20%!